Pengarahan Mahasiswa Baru Kelas Karyawan UNDIRA Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026


Bersama

Jakarta, 07 Maret 2026 – Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) telah secara resmi dimulai. Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 disambut oleh kurang lebih 500 mahasiswa baru yang akan menjadi generasi penerus bangsa. Kegiatan pembukaan perkuliahan berlangsung secara langsung di Kampus Tanjung Duren Universitas Dian Nusantara, Jakarta Barat.

Kegiatan-pun dimulai dengan doa pembuka yang dipandu oleh bapak Rahmat, S.Pdl., M.M., untuk menyambut awal perkuliahan semester genap dengan penuh berkah bagi 5.772 mahasiswa UNDIRA. Turut hadir secara langsung dalam acara kali ini, Rektor Universitas Dian Nusantara, Prof. Dr. H. Suharyadi, bapak Ir. Yenon Orsa, M.T., selaku salah satu pendiri UNDIRA, beserta seluruh jajaran civitas akademika UNDIRA.

Segmen pertama yang dimulai oleh pembekalan dari Prof. Dr. H. Suharyadi yang turut disambut dengan penuh antusiasme dan semangat dari segenap civitas akademika.

Prof. Dr. H. Suharyadi menyampaikan bahwa semester genap ini merupakan sebuah permulaan bernuansa semangat dan bagi mahasiswa UNDIRA. Beliau menyampaikan bahwa UNDIRA selalu berkomitmen untuk mencetak mahasiswa penuh harapan yang tidak hanya visioner, tetapi juga berintegritas dalam bidang yang mereka tekuni sekaligus profesional dalam menjalankan amanah yang telah diberikan.

UNDIRA memiliki berbagai tenaga pendidik yang berkompeten serta fasilitas pendukung yang berkualitas guna mendukung jenjang perkuliahan sekaligus berbagai kegiatan kemahasiswaan yang ada. Dengan demikian masa perkuliahan diharapkan dapat berjalan semaksimal mungkin. ujar Prof. Dr. Suharyadi

Rektorundira

UNDIRA juga memiliki dosen yang mayoritas telah meraih jenjang akademik S3, dan beberapa diantara dosen kami juga sedang menekuni program post doctorate. Hal ini

menujukan komitmen penuh UNDIRA dalam mendukung masa depan mahasiswa agar dapat meraih berbagai kesempatan yang lebih besar dikemudian harinya dari ilmu yang dicapai saat ini, agar suatu hari nanti kalian akan menjadi generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.” lanjut beliau

Bapak Sagoro Dharmawan, selaku Ketua Yayasan Dian Asra, menekankan bahwa meskipun awal perkuliahan semester genap diawali dengan penuh tekanan dan berbagai kabar buruk yang sedang terjadi di belahan dunia, namun sudah seharusnya semangat berbakti dan berilmu tidak padam.

Percayalah bahwa fenomena maupun kekuatan yang lebih besar tidak akan mampu memadamkan semangat kita. Kekuatan yang awalnya menentukan posisi dan dapat menciptakan disparitas, saat ini sudah bukan lagi penentu kemajuan kita – inilah yang disebut Asymmetric Strategy.“ ujar beliau

Namun ketergantungan atas sebuah konsep saja tidaklah cukup menurut saya. Saat ini kita hidup di era yang dipenuhi pengembangan AI dan teknologi. Kecerdasan, meskipun dapat membantu kita dalam berkreasi dan berinovasi, sudah tidak lagi menjadi jawaban mutlak. Ketahuilah bahwa kebijaksanaan dan karakter tetap merupakan kualitas nomor satu penunjang masa depan manusia. Saya kembali lagi kepada prinsip Konfusius yang mengajarkan bahwa ‘education breeds confidence, confidence breeds hope and hope breeds peace’.

UNDIRA tidak hanya memberikan materi up-to-date melalui Google Workspace, tetapi juga turut membangun karakter dan kebijaksanaan mahasiswa. Dunia mungkin semakin kompleks, namun masa depan selalu berpihak kepada mereka yang berpikir mencoba, karena masa depan tidak dipengaruhi oleh besar kekuatan maupun teknologi, melainkan pada mereka yang adaptif terhadap perubahan dan mampu memimpin dengan bijak.lanjut beliau

Dengan kebutuhan dunia akan generasi yang mampu bekerja sama, berintegritas dan mampu menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, UNDIRA hadir sebagai universitas yang terpercaya sekaligus mampu mencetak generasi mendatang yang tidak hanya mampu berkarya, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui semangat VIP – Visioner, Integritas dan Profesional.

 

 

Source : (Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)